Bu Bram Sangat Puas Terhadap Pelayananku

Bu Bram Sangat Puas Terhadap Pelayananku

Bu Bram Sangat Puas Terhadap Pelayananku – Cerita Seks kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Bu Bram Sangat Puas Terhadap Pelayananku – ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Setelah beberapa tahun aku mulai menganggur akibat di pecat oleh bos ku yang dulu , akhirnya aku mendapatkan kerjaan kembali dan aku sekarang di terima di sebuah kantor swasta yang berada di kota Bandung. Untuk sementara ini gaji yang ku terima kasih lah kecil dan aku tidak mendapatkan satu pun fasilitas permahan dari kantor dan aku harus meninggalkan istri dan anak – anak ku di rumah. Sebulan sekali aku terbiasa untuk pulang , biasanya hari jumat malam setiap awal bulan setelah terima gaji , dan aku pun harus mencari kost yang terbilang murah agar aku bisa menabung uang.

Setelah sekian lama mencari nya , aku bertemu dengan keluarga yang memiliki rumah khas Jawa yang cukup besar dengan 4 buah kamar dan di tinggali hanya sepasang suami istri. Anak mereka kuliah di kota Jogja , mereka menyewakan kamar nya dengan cukup murah karena mereka menerima aku jhanya untuk menemani mereka agar mereka tidak kesepian dan dengan pertimbangan kalau aku sudah berkeluarga sehingga disinii hanya aku yang ngekost saja.

Pak bram adalah nama pemilik kost yang sekarang ku tinggal dan beliau adalah seorang pegawai ni salah satu perusahaan yang berusia 50tahun dan sebenarnya beliau lebih mirip seorang anggota militer karena tubuh nya yang tegap dan juga kekar , di usirnya yang sudah menginjak 50 tahun ini badanya masih sehat dan kekar , muka nya sangar tetapi orang nya sangat ramah dan baik bahkan sesekali kita bercanda.

Bu Bram Sangat Puas Terhadap Pelayananku

Istirnya yang lebih di kenal dengan panggilan ibu Bram adalah seorang ibu rumah tangga biasa dan juga sudah menginjak umur 45 tahun , orang nya baik. Wajah nya sih biasa – biasa saja tetapi karena kulitnya bersih dia masih kelihatan sangat menarik dan menggoda walaupun bentuk tubuh nya sudah tidak seksi lagi tapi perut nya tidak terlihat buncit seperti layak nya ibu – ibu seusianya dan mungkin tinggi badan nya mencapai 160cm dan dia rajin juga minum jamu , kelihatan nya mereka adalah pasangan yang serasi dan jgua mereka pun sangat baik kepada diriku , membuat aku betah kost di rumah mereka sehingga tidak terasa sekarang sudah 6 bulan aku ngekost disini.

Pada malam hari itu tepatnya pada hari Rabu , sekitar jam 02.40 . Aku terbangun karena ingin buang air kecil dan aku pun berjalan ke kamar mandi yang letak nya tidak jauh dari kamar ku. Hampir semua lampu di rumah ini di matikan kecuali lampu di ruang tamu yang hidup tetapi tidak begitu terang . Pada saat aku meliat bagian depan rumah , mataku terutuju pada sinar lampu yang terang keluar dari lubang pintu pintu kamar pak bram yang sedikit terbuka dan muncul lah niat iseng ku ingin melihat apa yang sedang di lakukan oleh mereka berdua , aku pun tidak langsung ke kamar mandi dan pelan – pelan kau mendekati pintu yang sedikit terbuka itu dan di dalam kamar ternyata melihat mereka berdua sama – sama bugil.

Ternyata mereka berdua akan melakukan hubungan intim , entah aku ketinggalan apa , aku nga melihat mereka melakukan pemanasan , yang ku lihat posisi bu Bram tudah telentang memperlihatkan tubuh nya yang masih mulut walau pun tidak langsung lagi dengan memek nya yang tertutup bulu jemput yang sangat lebat sedangkan suaminya sudah berlutut di antara kedua pahanya dengan memegangi kemaluan yang berukuran sesuai tubuh nya yang tinggi besar untuk di arahkan ke memek bu Bram.

Aku terkagum melihat ukuran kontol pak Bram , aku pun berdebar menunggu permainan mereka yang aku yakin akan seru , aku membayangkan bu Bram akan menjerit menahan kenikmatan seperti di dalam flim – flim bokep pada saat kontol pak Bram beraksi dan diam – diam kontol ku pun mulai ngaceng , pak bram mulai menempelkan kontolnya ke memek binik nya itu.

” Pelan – pelan aja yah pak ,,, biar lama. ”  terdengar pelan suara bu Bram pada saat saat kemaluan pak Bram menempel di kemaluan nya dan di balas dengan anggukan suaminya dan pak Bram pun terus menekan masuk kontol nya dan ” ahhhh…. ”  terdengar suara mereka bersamaan.  Sesaat pak Bram menaham kemaluan nya di dalam memek nya sesaat kemudian dia mulai dengan pelan – pelan memaju mundurkan pantatnya yang di sambut dengan desisan istrinya , mungkin belum lebih dari 15 kali pak bram secara pelan – pelan mengayunkan pantatnya dan tiba – tiba dia mempercepat dan semakin cepat gerakan nya dan dia pun mengerang panjang.. ” Aaaahh,,,,,,ssshhhh….akkuu kkeellluuarr..” sambil menekan pantat nya rapat – rapat ke memek istrinya sebenar kemudian tubuh pak bram lemas dan ambruk di atas tubuh istrinya .

Aku melihat bu bram yang agak kesal dan mencubit pantat pak bram tetapi tidak protes apa – apa , mungkin ada yang membuat hal seperti ini , aku pun sedikit kecewa karena permainan nya berlangsung cepat dan aku pun segera melangkah pelan untuk menuju ke kamar mandi untuk kencil dan kembali tidur nyenyak.  Pada pagi hari nya aku baru bangun karena hari ini aku libur , aku pun langsung ke kamar mandi untuk gosok gigi . Pak bram sudah berangkat kerja di kamar mandi ada bu bram yang sedang mandi. Ketika aku sudah selesai gosok gigi tiba – tiba dari dalam kamar madi terdengar suara bu Bram.

” Aduhh..”  aku pun segera berlari mendekati pintu kamar andi dan dari luar aku berantanya pada bu Bram.

” Ada apa bu.”

” Oh tidak ada apa – apa , cuma pakaian ibu jatuh dan kena air.”

” Ohhh , saya kira kenapa .”  aku pun segera menauh dari pintu untuk melanjutkan bikin kopi.

Sesaat kemudian bu Bram keluar dari kamar mandi hanya dengan menggunakan handuk yang agak kekecilan di tubbuhnya dan di tangan nya memegangi ikatan nya karena taktu lepas. Biasanya dia tidak pernah seperti ini , begitu sudah keluar kamar mandi selalu menggunakan daster , makanya dia setengah berlari apa lagi saat melihat aku sedang menyeduh kopi dlam dpur dia semakin semakin gugup dan sambil menunduk dia tersipu malu.

” Maff…mas..” , Karena kegugupan nya itu dia tidak melihat ada bangku keicl di depan nya dan bu bram pun hampir jatuh dn tentu saja dia melepaskan tangan nya dari handuk nya untuk pegangan agar tidak jatuh , tentu saja , handuk nya terlepas dari tubuh nya . Secara refleks aku yang ada di depan bu bram langsung menangkap tubuh bugil bu Bram dan aku pun memeluk tubuh bu bram.

Tinggi badan kami hampir sejajar dan uka nya pas di depan muka ku , sesaat aku melihat dengan jelas wajah cemas bu bram yang sudah mulai ada kerutan di sekitar matanya tetapi masih meari kdan bu bram pun mulai sadar kalau dia tubuh nya lagi bugil dan hendak melepaska diri , tapi aku malah memeluk nya dan aku memberanikan diri untuk menciumi nya.

” Mas Didi !! apa yang anda lakukan , anda jangan kurang ajar ….”  dia marah dan memberontak hendak melepaskan pelukan ku tapi aku semakin ketat memeluk nya.

” Bu , saya tahu apa yang terjadi semalam , antara ibu sama bapak …” kataku.

” Maksudmu ? ” bu bram berhenti berontak dan memandang penuh pensaran.

” Ibu semalam kecewa kan sama bpaak karena bapak selesai duluan tapi ibu entah malu atau tidak berani untuk protes sehingga ibu diam memedam kekecewaan , apa setiap kali selalu begitu ? ” tanya ku perlahan.

Entah karena dia malu atau pun memang sedang memendam kekecewaan dan sesuai dengan yang ku katakan tiba – tiba dia mulai menangsi dan memelukku dan aku hanya membeiarkan dia memeluk ku dan setelah sudah bisa menguasai diri melepaskan pelukan nya aku pun tidak menahan nya lagi sehingga dia dapat memungut handuk yang terlepas dan menutup nya kembali.

” Aku memang tidak pernah merasakan apa itu orgasme , hanya bapak selalu merasa puas karena dia selalu selesai duluan , bagaimana kalau istri de Didi.” ?

Aku tidak menjawab pertanyaan nya , kembali aku menarik tubuh bu bram dan menciumi bibirnya , kini dia tidak melawan nya tapi juga tidak membalas ciuman ku tapi saat mulai menciumi dan menjilati bagian bawa telinga nya dia agak mendesis dan saat aku kembali menciumi bibirnya dia mulai membalas tapi agak kaku.

Sambil kami berciuman , pelan – pelan aku membimbing dia kekamar ku dan dia tersadar saat aku rebahkan tubuh nya ke kasurku dan melepaskan ciuman ku.

” Mau ngapain de Didi.”

Dengan tidak melepaskan pelukan ku aku berbisin di dekat telinga bu bram.

” Saya akan membuat ibu menikmati orgasme.”

“Tapi ibu ini sudah de Didi,” ucapnya .

“Yah , tapi ibu belum terlambat untuk menikmati nya ,”  kata ku sambil tangan ku membuka ikatan handuk nya sehingga terlihat lah tubuh bugil bu Bram.

Aku pun segera melepaskan pakaian ku , payudaranya walau agak longgar tetapi masih menarik dan bahkan masih terasa lembut ,saat aku meraba nya dengan perlahan dan lidah ku mulai menjilati payudaranya , mata bu bram menutup menikmati dan kedua tangan nya di lengkan nya seakan – akan memperlihatkan ketiak nya yang mulu. Secara bergantian aku menjilati payudaranya sambil tangan ku mengelus – elus gundukan jembut nya.

Bu Bram Sangat Puas Terhadap Pelayananku

Kedua pahanya muali di buka dan jari – jari ku pun mulai memasuki ke dalam memek nya yang mulai becek dan pahanya semakin lebar di buka sambil mulutnya berdesis mengikuti gerakan jariku. Ciumanku mulai merayap turun ke perut nya… ” ahh,”  dia menahan geli bercampur nikmat saat lidah ku , aku mainkan di pusarnya dan kedua tangan nya memegangi kepala ku dan lidah ku terus merayap ke vagina , tiba – tiba dia terbangun dan menahan kepala ku.

” Mau ngapain”  tanya nya .

” Aku mau but ibu puas..”  dan dengan lembut aku baringkan kembali bu bram dan kembalu aku mainkan lidah ku di gundukan jembutnya tapi aku tidak langsung menjilati klitoris nya , au hanya menjilati vagina nya.

Memek nya semakin becek dan aku pun mulai menjilati klitoris nya. “aahhh”  tertahan suara bu bram sambil kedua tangan nya memegangi kepala ku pantatnya terus goyang mengikuti gerakan lidah ku , pantat nya di angkat tinggi – tinggi dan kedua tangan nay kuat – kuat memegangi kepala ku bahkan kada ng menjambak –  jambak rambut ku . Apa lagi saat lidah ku dengan cepat berputar di klitoris nya dan dia menekan kuat – kuat kepala ku ke memek nya , aku tahu dia mau orgasme maka dari itu lah aku terus putar dengan cepat lidah ku di klitoris nya , tiba – tiba tubuh nyas bergetar dan sesaat kemudian aku merasakan ada cairan hangat yang membasahi daguku dan tubuh bu Bram diam , perlahan aku angkat kepala ku dan aku lihat nafas bu bram terengah – engah dada nya naik turun dengan cepat , tetapi dia tersenyum kepadaku.

” Ibu baru kali ini merasakan enak nya mencapai puncak ”  ucap nya sambil memeluk ku.

” Ayoo sekarang gantian Didi” .

” ibu pernah isap kontol bapak kaga ? ” tanya ku.

” Ngak pernah kalau di isap bapak nanti cepet keluarnya.

” Bagaiamana kalau coba punya saya , tapi jangan di hina ya ! punya saya ga sebesar punya bapak… ”  candaku dan bu bram hanya tertawa kecil sambil mendorong tubuhku dan dia pun mulai menyedot kontol ku , masih kaku caranya tapi lama – lama dia menggunakan lidah nya.

Aku pun tidak tinggal diam , segera ku dekatkan pahanya agar vagina nya berada tepat di atas mulut ku buka pahanya agar memen ya berada tepat di atas mulut ku dan aku bisa mejilati memek nya yang sudah basah dan becek itu semakin banjir bahkan sampai mengalir ke hidungku , aku pun bernafsu untuk menjilati memek nya dan demikian juga bu Bram . Ketika dia semkin kencang untuk menggoyang kan pantat nya di mulut ku dan aku pun semakin bernafsu untuk minta di segera memasukkan konto lku dengan posisi dia di atas dan karena kami sudah snagat bernafsu hanya 5 menit kemudian kami bersamaan keluar dan bu bram orgasme dengan sangat hebat dengan posisi dia di atas sampai dia berteriak kuat – kuat. Acara seperti ini sudah menjadi rutunitas setiap sabtu pagi , yaknni di saat aku libu dan pak bram pergi kerja.

Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.asia bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih… Salam Crot ( Cerita69.asia)

4 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *