Cerita Ngentot Kisah Nyata Tentang Aku Dan Dia

Cerita Ngentot Kisah Nyata Tentang Aku Dan Dia

Cerita Ngentot Kisah Nyata Tentang Aku Dan Dia – Cerita Ngentot kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Cerita Ngentot Kisah Nyata Tentang Aku Dan Dia – ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Pada bulan juli 2003 kemarin , saya telah di ajak untuk mengikuti pertemuan rutin tahunan dari sebuah group esklusif yang semua anggota nya adalah orang – orang yang berperilaku seks menyimpang. Jumalah anggota nya kira – kira 200 orang dari beberapa kota besar yang ada di negara indonesia , Namun yang hadir saat itu hanyalah 75 orang saja , ada banyak hal yang saya dapat dan saya bisa pelajari dari hasil pertemuan pada saat itu. Bahkan ada beberapa kasus yang menyimpang dan belum saya ketahui sama sekali sebelumnya.

Terdapat banyak sekali email yang telah saya terima yang berisi dengan hujatan dan cacian serta ketidak percayaan akan cerita – cerita tentang sebuah kalimat PENYIMPANGAN SEKS. Saya hanya bisa menjawab bahwa walaupun kita yang merasa bermoral dan beragama sangat baik sering menghina dan mencaci mereka yang hidup nya sedikit menyimpang dari sebuah kata wajar, tetapi kita harus jujur untuk mengakui bahwa ternyata sangat banyak yang tidak terhitung kasus ini sudah terjadi di antara kita.

Bahkan di lingkungan keluarga kita sendiri , terus siapa yang harus kita salahkan ? moral ? agama ? atau diri kita sendiri yang harus kita salahkan karena terlalu kejam mencaci maki mereka yang telah menyimpang sehingga mereka semakin tertutup dan semakin terpuruk di dalam komunitas minor mereka tanpa adanya masukan ataupun pencerahan dari kita?.

Berikut ini saya angkat dari kisah nyata dari salah seorang anggota group tersebut yang seperti nya mulai tersiksa dengan kondisi yang di alaminya sekarang , tetapi dia tidak bisa berbuat banyak karena batin nya tidak bisa lepas dari kebutuhan nya , dan nama serta tempat di dalam cerita ini saya tidak ngarang dan saya akan bercerita berdasarkan kisah nyata.

Beberapa tahun yang lalu Retno saat itu yang berusia 29 tahun adalah salah satu eksekutif mudah di sebuah perusahaan ternama di kota Jakarta. Istrinya bernama Lestari 26 tahun dan dia adalah seorang ibu rumah tangga yang sangat aktif di dalam beberapa kegiatan organisasi. Mereka telah di karuniai seorang anak . Pada siang itu di ruangan kerja Retno , Riri sekretaris Retno sedang menghadap menemui Retno untuk menyerahkan beberapa berkas laporan.

“Semua berkas sudah ku serahkan , ada perlu apa lagi pak?” tanya Riri sambil tersenyum manja.

“Ada…” jawab Retno.

“Apa pak ?” tanya Riri lagi sambil tetap tersenyum.

“Nanti jam istirahat kita makan dimana Ri ?” tanya Retno sambil tersenyum.

“Ihhh,,dasar mau lagi yah?” tanya Riri sambil tersenyum.

“Kan kemarin baru ku kasih” ucap Riri lagi.

“Kamu menggoda sih..” kata Retno sambil meremas toket nya Riri.

“Yah sudah deh nanti siang kita ketempat biasa aja yah.”? tanya Retno , Riri hanya mengangguk.

“Suami mu belum pulang juga.?” tanya Retno.

“Belum , dia masih di singkawang kalau dia ada disini , mana bisa kita berduaan , dia pasti ajak aku makan siang bersama” kata Riri.

“Yah sudah kalau begitu , siapkan dulu semua kerjaan mu” kata Retno.

Riri lalu melangkah meninggalkan ruangan Retno , pada jam makan siang Retno dan Riri terlihat berjalan ke sebuah hotel. Setelah check in , mereka segera masuk ke kamar.

“Aku selalu merasa merindukan kamu” kata Retno sambil memeluk tubuh Riri lalu meciumi bibirnya.

Riri lalu membalas nya dengan panas , lidah Riri bermain liar di dalam mulut Rara , sementara tangan nya meremas kontol Retno yang sudah terlihat mengaceng.

“Ohhh..kamu sangat pintar dan memuaskan.. mmmhhh” bisik Retno sambil meremas pantat Riri.

“Cepat buka baju nya ..” kata Riri kepada Retno sementara dia sendiri sudah mulai membuka semua pakaiannya.

Setelah kedua orang itu telanjang , tangan Riri langsung menarik tangan Retno ke atas ranjang lalu mendorong nya agar telentang. Di jilatinya puting susu Retno lalu turun ke arah perut , sementara tangan nya meremas dan mengocok kontol Retno yang sudah tegang dan keras.

“OOhhh sayang.” desah Retno sambil memejamkan mata.

“Ohh…eheehmmm” Retno mendesah semakin liar ketika kontolnya terasa hangat dan nikmat berada di dalam kuluman mulut Riri.

“Terus , Riri ahhhh..ahhh ” bisik Retno sambil memejamkan mata dan menggoyangkan pantatnya.

Setelah beberapa saat , Riri menghentikan hisapan nya pada kontol Retno , dia bangkit lalu naik dan menciumi bibir Retno , kemudian dalam posisi yang mengangkangi wajah Retno , Riri mendekatkan memek nya ke mulut Retno.

“Jilati memek ku sayang ,,” bisik Riri , lidah Retno tidak lama kemudian sudah bermain di belahan memek Riri.

“Owwhwhhh” desah Riri sambil terpejam sambil menggoyangkan pinggulnya.

“Ohh sayang…oouhhhh” desah Riri keras ketika kelentitnya di jilai oleh Retno.

“Teruss sayang …. Tteruss..” desah Riri sambil mendesakkan memeknya ke mulut Retno.

Kemudian di goyang pinggulnya lebih cepat sambil Retno agak gelagapan tak bisa bernafas.

“ohhh…ohhh….uuhhhh..” jerit Riri ketika sudah terasa ada yang menyembur di dalam memek nya.

“Nikmat sekali sayang..” kata Riri tersenyum sambil menurunkan badan nya dan berbaring di samping Retno.

Jaka yang sudah bernafsu , langsung bangkit lalu membuka kaki Riri lebar sehingga memek nya tampak terbuka , di arahkan kontol nya ke lubang memek Riri. Dengan sekali tekanan , jlebbb…kontol Retno sudah masuk ke dalam memek nya , Riri terpejam menikmati nikmatnya rasa yang ada ketika kontol Retno dengan perkasa keluar masuk di dalam memeknya.

“Ohhh…yeesss …Fuck me!” desah Rrii sambil menatap tajam mata Retno.

“Aku selalu tergoya ketika sedang melihat kamu di dalam kantor..” kata Rento ketika sedang melakukan perjuangan di atas ranjang itu.

“Kenapa begitu?” tanya Riri sambil tersenyum.

“Karena tubuh mu itu sangat sexy..” kata Rento lagi sambil menggenjot kontol nya.

“Aku mau ganti posisi…” kata Riri.

Retno menghentikan gerakan nya dan mencabut kontol nya dari memek nya Riri , Riri kemudian bangkit lalu ambil posisi nungging.

“Cepat masukin kontol mu , mas ..” ucap Riri.

Retno mengarahkan kontol nya ke arah lubang memek nya Riri yang sudah jelas terbuka , kemudian blesss…bless.. kontol Retno kembali keluar masuk dari memek Riri.

“ooohhhh…aaahhh….ahhh…” desah Riri sambil memejamkan matanya.

Setelah beberapa menit , Retno makin mempercepat gerakan kontol nya ke memek Riri , lalu kemudian Retno mendoronkan kontol nya semakin dalam sampai masuk semua nya ke dalam memek Riri.

“Crott….crrott…crrott..” air mani Retno muncrat di dalam memek Riri.

“Ohh…enak sekali sayang…” kata Retno sambil mencabut kontolnya.

“Hisap ,,sayang” kata Retno.

Riri lalu beranjak lalu tanpa rasa ragu langsung menjilati semua kontol Retno dan membersihkan sisa air mani di batang kontol nya , lalu kemudian mulutnya langsung mengulum dan menghisap kontol Retno.

“Sudah …sayang.” kata Retno sambil menciumi bibir Riri dengan mesra.

Setelah mereka semua sudah berpakaian dan merapikan diri sendiri , mereka segera keluar untuk pergi mencari makan siang dan melanjutkan pekerjaan nya masing – masing. Pada sore harinya , Retno pulang ke rumah , dewi dan anak nya menyambut hangat kepulangan nya. Setelah selesai mandi , Retno duduk dengan Lestari di ruang keluarga sambil memangku anaknya.

“Mas mau makan tidak” ? tanya Lestari.

“Nanti saja lah…aku masih kenyang tadi sudah makan” jawab Retno.

“Nnti hari minggu kita ajak anak kita berenang yah mas.” ajak Lestari.

“Boleh..” jawab Retno pendek sambil membaca – baca koran.

Pada malam hari nya , di atas ranjang Lestari yang kangen dengan belaian kontol suaminya itu , lalu memeluk tubuh Retno yang sedang memejamkan matanya.

“Ayoo .,,, dong” bisik Lestari.

“Apa sih ?” kata Retno sambil memejamkan matanya.

“Aku pengen mass” kata Lestari memohon.

“Aku capek kerja seharian sayang… besok aja yah sayang” kata Retno sambil menciumi bibir Lestari lalu kembali memejamkan matanya.

Lestari yang merasa kecewa hanya terdiam dan tidak bisa bicara apa – apa. Pada hari minggu nya sesuai rencana , Retno dan Lestari pergi ke kolam renang untuk mengantar anak nya , di sana sudah ada banyak yang berenang. Orang tua , anak muda , laki , perempuan semua nya sangat ramai. Setelah Lestari berganti pakaian renang dengan anak nya , mereka langsung masuk ke kolam sementara Retno hanya duduk diam di pinggir kolam melihat istri dan anaknya.

” Tidak ikut berenang mas..?” tanya seorang pira yang mengejutkan Retno.

“Eh , tidak.. lagi males” kata Rento sambil melihat ke arah orang itu.

“Oh ya , perkenalkan , nama saya Edo…” kata pria itu.

“Saya Retno..” kata Rento sambil bersalaman.

Retno menatap Edo , sangat ganteng dan tubuh Edo sangat bagus seperti orang yang sering melakukan fitnes , juga terlihat celana renang mininya sangat menggembung bagian depan nya pertanda di memiliki kontol yang besar.

“Boleh saya duduk disini?” kata Edo.

“Ohh , tentu saja boleh..” kata Retno.

Edo duduk berhadapan dengan Retno , jarak mereka lumayan dekat dan mereka bicara tentang keluarga , pekerjaan nya masing – masing . Pada awal nya Retno biasa saja tetapi entah kenapa lama – kelamaaan Retno sangat tetarik dengan wajah ganteng nya Edo. Di tatapnya muka Edo yang mencapai kata sempurna itu , ada perasaan yang berdesir di hatinya. Apalagi ketika melihat Edo tersenyum , Retno merasa sangat ingin mengecup bibir nya itu, Retno akhirnya menjadi salah tingkah.

“Kenapa , mas ?” tanya Edo sambil tersenyum ke Retno.

Dengan sengaja tangan nya menggenggam tangan Retno , Jaka berdesi darahnya . Entah terdapat perasaan yang sangat ketika tangan di pegang oleh Edo.

“Ohh… Tidak ada apa – apa mas” kata Retno sambil menatap Edo.

Mereka saling bertatapan selama beberapa menit , hati Retno benar – benar berdegup tidak menentu ketika saling bertatapan dengan Edo sambil di genggam tangan nya.

“Kita bicara di tempat yang nyaman gimana mas Retno ?” tanya Edo.

Retno hanya terdiam dan melirik anak istrinya yang sedang asik berenang , Retno bangkit lalu menghampiri mereka di tepi kolam berenang itu .

“Aku pergi sebentar dengan dia yah ,sayang ? ada sedikit bisnis” kata Retno sambil menujuk ke arah Edo.

Edo tersenyum dan mengangguk ke arah Lestari ketika Lestari melirik nya dan Lestari pun tersenyum.

“Jangan lama – lama yah..” kata Lestari.

“Iyah sayang” kata Retno sambil bangkit lalu berjalan menghampiri Edo.

“Mau kemana kita ?” tanya Retno.

“Kita bicara di tempat parkir saja biar agak santai kita” kata Edo sambil melangkah menuju tempat parkir di ikuti Retno.

Retno terus menatap tubuh dan bokong Edo dari arah belakang , darah nya semakin berdesir setelah Edo berganti pakaian , mereka kemudian menuju tempat parkir.

“Di dalam mobil saja kita bicara ” kata edo sambil membuka pintu mobil berkaca gelap.

“Lebih tenang dan juga nyaman” kata Edo lagi.

Mereka berdua pun segera masuk ke dalam mobil tersebut.

“Saya suka terhadap mas .. mas ganteng” kata Edo sambil menggenggam tangan Retno.

Retno terdiam sambil menatap Edo , hatinya berbedar di sertai denga suatu muncul nya gairah yang aneh ketika menatap Edo . Edo tersenyum lalu mendekatkan wajah nya ke wajah Retno. Tak lama bibirnya mengecup bibirnya Retno. Retno hanya bisa terdiam , tetapi perasaan nya sangat tenang , lalu tak lama kemudian Retno membalas ciuman bibir Edo , ciuman mereka makin lama semakin liar disertai permainan lidah yang sangat mantap kurasa.

“Buka celana nya lah , mas.. waktu kita tidak banyak , anak istri kita sedang menunggu” kata Edo sambil dia beridir melepaskan celana pendek dan celana dalam yang ia kenakan.

Tampak kontol nya sudah berdiri tegak , Retno agak ragu untuk melepaskan celananya , Edo terseyum lalu tangan nya segera membuka sabuk dan resleting celana Retno. Kemudian di perosotkan nya celana Retno sampai lepas, celana dalam Retno tampak menggembung , Edo lalu melepas celana dalam Retno.

 

 

Cerita Ngentot Kisah Nyata Tentang Aku Dan Dia

“Kontol mas sangat besar” kata Edo sambil meremas kontol Retno.

Rento hanya bisa terdiam dan merasakan suatu sensai kenikmatan ketika kontol nya di kocok oleh sesama jenis , apa lagi ketika mulut Edo telah mengulum kontol nya , Retno terpejam sambil meremas rambut Edo.

“oohh…” desah Retno sedangkan Edo terus menjilati , menghisap kontol Retno.

“Gantian lah mas..” kata Edo.

Sambil menempatkan diri di kursi , dengan merasa ragu , karena ini baru pertama kalinya Retno pegang kontol Edo yang tegang dan berdenyut itu , matanya terus meliat kontol yang di pegangnya.

“Kocok mas Retno..” bisik Edo.

Retno secara perlahan mengocok kontol Edo , Edo hanya memejamkan mata dan menikmatinya. Lama kelamaan Retno makin asik menikmati permainan tersebut , dengan gairah yang semakin lama semakin tinggi , tangan nya terus mengocok kontol Edo , lalu tanpa ragu lidah nya mulai menjilati kontol Edo , ada cairan bening asin dan gurih terasa . Retno terus mulat kontol Edo dan menghisapnya sambil sesekali mengocoknya.

“Oohhh nikmat …” desis Edo sambil meremas rambut Retno.

Tidak lama kemudian tubuh Edo mengejang , di desakkan kepala Retno hingga kontol nay masuk semua ke mulut Retno , lalu.

“Crott…crrrottt… !” air mani Edo muncrat di dalam mulut Retno , Retno langsung melepaskan kuluman nya. Perutnya terasa mual ketika air mani Edo muncrrat di dalam mulutnya , banyak air mani di dalam mulut Retno yang akan di ludahkan.

“Jangan di ludahkan!” kata Edo sambil dengan sigap menciumi bibir Retno.

Di hisapnya semua air mani di mulut Retno sampai habis lalu di telan , lalu di lumat nya lagi bibir Retno , mereka berciuman liar sambil saling mengocok kontol. Tidak lama kemudian Edo naik ke pangkuan Retno , di arahkan lubang pantatnya ke kontol Retno , setelah masuk dengan perlahan tubuh Edo naik tuurn sambil matanya terpejam menikmati kontol Retno yang sedang menancap di lobang pantat nya . Sementara Retno juga memejamkan mata nya sambil menggerakkan kontol nya keluar masuk ke lobang pantat Edo.

“Ohhh… Ssshhh…” desis Retno meraskaan nikmat nya kontol keluar masuk di lobang pantat Edo.

“Enak , mas ?” bisik Edo.

Retno tak menjawab pertanyaan Edo , hanya memejamkan mata dan desahan kenikmatan saja yang keluar dari mulutnya.

“Aku mau keluar nihh…” bisik Retno , gerakan nya semakin cepat.

“Keluar kan saja mas … puaskan saja mas..” bisik Edo.

Jaka memegang pinggang Edo lalu di desakkan ke kontol nya hingga kontol Retno masuk semua ke lubang pantat Edo..

” CrroottT..!!…Crrott!!…Crrttott” air mani Retno muncrat di dalam lobang pantat Edo.

“Ohh nikmat sekali…” kata Retno lemas sambil memeluk tubuh Edo.

Edo bangkit lalu multunya segera menjilat dan menghisap kontol Retno yang berlumuran air manis hingga habis , setelah itu mereka berciuman.

“Kapan kita bisa ketemu lagi” kata Edo sambil berpakaian.

“Kapanpun yang anda mau.” kata Retno sambil berpakaian pula lalu menyerahkan kartu namanya kepada Edo.

Setelah berciuman mesra sebentar , Edo segera pergi meninggalkan tempat tersebut dan Retno segera kembali menemui keluarga nya yang sudah selesai berenang.

“Bisnis apa sih ?” tanya Lestari.

“Lumayanlah sebagai pekerjaan sampingan , siapa tahu bisa mendapatkan hasil” kata Retno.

Lestari hanya diam karena di pikiran nya Retno benar – benar sedang berbisnis dengan Edo , begitulah sejak kejadian itu Retno telah benar – benar menjadi petualang seks yang hampir melupakan keluarga nya. Telah sangat banyak wanita yang telah di kecani nya dan juga sudah sangat banyak lelaki yang telah di pacari nya. Tetapi Retno menjadi kan Edo sebagai kekasih utamanya , memang secara materi Retno selalu memberikan apa pun dan berapa pun kepada Lestari , tetapi tidak secara batin dan Lestari sebenar nya sudah mulai merasa jenuh dan tersiksa akan kehampaan batinnya.

Sebetul nya Lestari sudah lama mendengar selentingan tentang kelakukan suaminya , tetapi Lestari tetap bertahan karena rasa cinta nya kepada Retno masih besar saat itu , juga karena tidak ada bukti . Setelah selesai melepaskan nafsu birahi mereka , Retno dan Edo berciuman lalu segera berapakaian sambil berpegangan tangan dan tersenyum penuh arti , mereka membuka pintu kamar untuk pulang dan ketika pintu telah terbuka Retno terkejut dan terdiam tanpa bisa bicara apa pun. Matanya tertuju ke hadapan Lestari dan anak nya.

“Aku sudah lama mendengar kelakukan kamu dari semau teman – teman kamu..” kata Lestari dengan nada datar menahan amarah.

“Kalau kamu hanay berhubungan dengan wanita mungkin aku masih bisa memaafkan kamu ” kata Lestari dengan suara yagn sudah terbata – bata.

“Tetapi tidak dengan kelakukan menjijikan seperti ini !!!!” suara Lestari mulai meninggi sambil berderai air mata.

“Aku mau cerai hari ini juga” bentak Lestari.

“Sekarang juga aku mau pulagn ke rumah orang tua ku …… jangan pernah menemui aku dan anakmu lagi!!” bentak Lestari lagi.

“Aku akan mengirimkan gugatan cerai untuk kamu tanda tangani lewat pengacara…” kata Lestari lagi sambil menarik tangan anak nya dan berlari ke jalan untuk memanggil taksi.

Retno dan Edo hanya bisa terdiam tak bisa berkata apa – apa lagi.

Menurut perkataan Retno , tidak lama kemudian mereka resmi bercerai sampai detik ini rasa kangen Retno kepada Lestari dan anak nya sangatlah besar dan sangat menyiksa batin nya ini. Retno sangat ingin untuk bisa kembali bersama mereka.

Pernah beberapa kali Jaka mencoba untuk mengubah kebiasaan yang selama ini dijalaninya, tapi tidak membuahkan hasil. Sudah beberapa psikiater dan pemuka agama yang dimintai pertolongannya, tapi tetap nihil. Keinginan dan hasratnya untuk bercinta dengan wanita dan juga lelaki sangatlah tidak bisa dibendung.. Batinnya sudah tersiksa oleh rasa rindu akan keluarga dan keinginan untuk berubah, tapi raganya tidak bisa membendung gairahnya.

Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.asia bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih… Salam Crot ( Cerita69.asia)

2 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *