Ngentot Dengan Janda Yang Memuaskan Kontolku

Ngentot Dengan Janda Yang Memuaskan Kontolku

Ngentot Dengan Janda Yang Memuaskan Kontolku – Cerita Ngentot kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Ngentot Dengan Janda Yang Memuaskan Kontolku – ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Kejadian ini berawal dari ketika aku berkeinginan untuk mencari tempat kos – kosan di daerah Bandung. Pada saat itu , pencarian tempat kost – kostan ternyata membuahkan hasil , setelah aku menetap di tempat kost yang baru , aku berkenalan dengan seorang wanita cantik dan seksi , kita sebut saja nama nya dengan Maria. Usia Maria saat itu baru mau menginjak 30 tahun dengan status jandan anak satu. Aku melihat Maria sedang duduk – duduk di kamar nya sambil menonton flim di tv. Kebetulan , kamar ku dan kamarnya bersebelahan sehingga memudahkan ku untuk mengetahui apa saja yang di lakuin dia di dalam kamar nya.

Dengan hanya menggunakan sehelai handuk , aku mencoba untuk menggoda Maria . Dengan terkejut ia lalu meladeni ejekan – ejekan ku itu , semakin aku beranikan diri untuk mengejek dirinya. Akhirnya ia mengejarku , aku pura- pura berusaha mengelah dan mencoba untuk masuk ke kamar ku.. Eh ternyata dia tidak menghentikan niatnya untuk memukulku dan ikut masuk ke dalam kamarku.

“Awas kau ….. ku perkosa baru tau kau..” gertak nya..

“Coba aja kalau berani..” tantangku penuh harapan.

Aku melihat tajam matanya , ku lihat terdapat kerinduan yang selama ini masih terpendam oleh jamahan lelaki . Tanpa di komando ia menutup kamar ku , aku yang sebenar nya juga menahan gairah ini tidak membuang – buang kesempatan itu.

Aku meraih tangan nya , Maria tidak menolak . Kemudian kami sama – sama berciuman bibir. Ternyata wanita ini sangat lah agresif. Belum lagi aku mampu berbuat lebih banyak , ternyata ia menyambar handuk yang sedah ku gunakan itu. ia terkejut ketika melihat kontol ku yang sudah bediri . Tanpa basa – basi , ia menyambar kontol ku serta meremas – remas nya dengan halus dan pelan.

“Ohhh…eeennnaakkk….tterruussshhh…” desahku ternyata mengundang gairah nya untuk berbuat lebih jauh lagi. Tiba – tiba ia berjongkok , serta menjilat – jilati kepala kontolku.

“Uufff…sshhhh…aauuhhh..aauuhhh…” dirinya sangat mahir seperti tidak memberikan kesempatan kepada ku untuk berbuat banyak.

Dengan semangat nya dia terus mengulum dan mengocok kontolku. Aku terus di buai dengan sejuta kenikmatan , sambil teruse mengocok , mulutnya teruse melumat dan memaju – mundurkan kepalanya.

“Ohh…aaduuhjh..” jeritku perlahan menahan nikmat.

Akhirnya tidak lama kemudian aku mulai merasakan ada sesuatu yang mendesak hendak keluar dari kontol ku ini.

“Ohhhh…..ttaahhnnn….asssssh…..uuuu..hhhh….saya mau keluar.. oohohhhhh”

Dengan cepat muncrat lah air peju ku ke dalam mulutnya itu dan dia sambil terus mengocok dan mengelum kepala kontol ku , Maria berusaha membersihan semua mani yang masih tersisa di batang kontol ku ini.

Diriku merasakan nikmat yang luar biasa , Maria tersenyum lalu aku menciumi bibirnya. Kami berciuman kembali dan kali ini sangat liar permainan lidah kita. Lidah nya terus di masukkan ke dalam mulut ku , aku pun menyambut nya dengan mengulum dan menghisap lidahnya.

Dengan perlahan kontol ku berdiri kembali , kemudian tanpa ku minta Maria melepaskan seluruh pakaian nya termasuk kutang dan sempak nya . Mataku tak berkedip , nenen nya yang lumayan besar berwarna putih mulus dengan puting susu yang kemerahan terasa menantang untuk ku jilat dan ku makan , ku remas – remas nenen nya yang semakin membesar.

“Uhhh…tterruss…..ahhh…tteruss..” desahnya nikmat.

Ku hisap – hisap dan ku gigit – gigit pentilnya yang sudah mengeras , sementara tangan kiri ku menelusuri pangkal pahanya . Akhirnya aku berhasil meraih belahan yang berada di celah – celah pahanya . Tangan ku mulai mengesek – gesek nya , desahan kenikmatan semakin melenguh dari mulutnya. Kemudian ciuman ku beralih ke perut dan terus ke bawah pusar nya , aku membaringkan tubuh nya ke kasur. Tanpa di komando , ku sibakkan pahanya , aku melihat vagina nya yang berwarna merah mudah dengan rambut hitam yang tidak begitu tebal.

Dengan penuh nafsu dan gairah , aku mulai menciumi memek nya dan ku jilati seluruh bibir vagina nya.

“Ohh….ttterrusss….Aduhhh…nikkmmaaat..”

Aku terus mempermainkan klitoris nya yang lumayan besar , seperti orang yang sedang mengecup bibir . Bibirku merapat di belahan vagina nya dan kumainkan lidah ku yang terus berputar – putar di kelentinya seperti ular sendok.

“Ohhh….tteruss.sayang,….oohhh….ahhh…”

Desah kenikmatan yang keluar dari mulutnya , semakin membuatku bersemangat. Kusibakkan bibir vagina nya tanpa menghentikan lidah dan sedotanku beraksi.

“Sruppp…sruppp..oohhh…nikmaaaat….tteerruss…ahhh.,…ahhh,…tterruss..” desah nya semakin merintih.

Tiba – tiba ia menekan kepala ku ke memek nya , kuhisap kuat lubang memek nya , ia mengangkat pinggul dan cairan lendir yang keluar dari memek nay semakin banyak.

“Aduhh..aakhhh…aku…kkeelluuaarr….ohhhh…ohhh….aaakkhhh….ccrrottt…ccrrooottt..”

Tenyata Maria mengalami orgasme yang sangat dahsyat , sebagaimana yang ia lakukan kepada ku , aku juga tidak menghentikan hisapan serta jilatan lidah ku dari memek nya. Aku menelan semua cairan yang keluar dari memek nya , terasa sedikit asin tetapi sungguh nikmat.

Maria terlihat masih menikmati masa – masa orgasme nya , dengna spontan , aku memasukkan kontol ku ke dalam memeknya yang sudah sangat basah. Bless…

“Ohhh…eennnaakkk…”

Tanpa mengalami sedikit pun hambatan , batang kontol ku terus menerjang ke dalam lembutnya vagina Maria.

“Ohhh…Marriaaa…saaaynggg…eeennaakk…aauauhhH”

Kontolku kuhujamkan lagi lebih dalam sekitar 15 aku menindih Maria lalu ia meminta aku berada di bawah nya.

“Kamu di bawah yah sayang..” bisiknya penuh nikmat.

Aku nurut dengan senang hati dan aku hanya bisa pasrah tanpa melepaskan hujaman kontol ku dari memek nya , kami merubah posisi kami. Dengan semangat yang menggelora , kontol ku terus di goyang nya Maria dengan hentakan pinggulnya yang maju – mundur semakin menenggelamkan kontol ku ke liang pepek nya itu.

“Ohh….uhkkhhhh…remas nenen ku …sayang..tteruss…ooh..au…sayang…eenak..” erangan kenikmatan yang terus memancar dari mulutnya .

“Ohh..Maria.. terus goyang sayang..” Teriak ku memancing nafsunya.

Benar saja , kira – kira 15 menit kemudian goyang pinggulnya semakin di percepat , selagi pinggul nya bergoyang tangan nya menekan kuat ke arah dadaku. Aku mengimbanginya dengan menaikkan pinggulku agar kontolku menghuham lebih dalam.

“Dedy…Ahhh….aaakkuu…keelluaarr sayang,,.. oh”

Ternyata Maria telah mencapai orgasme yang kedua kalinya , aku semakin mencoba mengayuh kembali lebih cepat , karena sepertinya otot kontol ku sudah di jalari rasa nikmat ingin menyembur kan sprema.

Kemudian aku membalikkan tubuh Maria , sehingga posisi nay di bawah , aku mengganjal pingugl nya dengan bantal. Aku memutar – mutarkan pinggulku seperti irama kopi dangdut.

“Oh…Maria … nikmatnya …aku keluar…”

“Crottt….cccrrott.t..ccrrrottt..”

Aku tidak kuat lagi mempertahankan sprema ku , dan langsung saja memenuhi liang vagina Maria.

“ohh …ded….kau begitu perkasa.”

Telah lama aku menantikan hal ini , ujar nya sembari tangna nya terus mengelus punggungku yang masih merasakan kenikmatan karena Maria memainkan ototnya vagina nya untuk meremas – remas kontolku.

Kemudian , tanpa ku komandoi , Maria berusaha mencabut kontolku yang tampak mengkilat karena cairan sperma dan cairan memek nya , dengan posisi 69 kemudian ia meneduhi aku dan langsung mulutnya bergerak ke kepala kontolku yang sudah mulai layu , aku memandangi lobang memek nya. Maria terus mengulum dan memainkan lidahnya di leher dan kepala kontolk , tangan kanan nya terus mengocok – mengocok batang kontolku. Sesekali ia menghisap dengan keras lobang kontolku , kau rasa nikmat dan geli.

“Ohh,….Mariaa…geli…” desahku lirih.”

Namun Maria tidak peduli , ia terus mengecup , mengulum dan mengocok – ngocok kontolku. Aku tidak tingal diam , cairan rangansanga yang keluar dari lobang vagina Maria membuat ku bergairah kembali. Aku kemudian mengecup dan menjilati lobang memeknya , kelentitnya yang berada di sebelah atas tidak pernah ku lepaskan dari jilatan lidahku.

“Ohh…Ded….nikmatt…yaa..iohhhh.”desahnya lirik.

Maria menghentikan sejenak aksinya karena tidak kuat menahan kenikmatan yang ku berikan.

“Ouhhhh,….tterrruss….ssshhh..” desah nya sambil kepala nya berdiri tegak.

Kini vagina nya memenuhi mulutku , ia menggerak – gerakkan pinggulnya.

“Ohhhh…yayaaa…aaatthhhk…..iihh.h..” au menyedot kuat lobang vagina nya.

“Ded aaukkhhhh…oouuhhhh…ssshhhh…kkkkeelluaaar..”

Ia menghentikan gerakan nya sejenak , tetapi aku terus menyedot – nyedot lobang memeknya dan hampir semua cairan yang keluar masuk kemulut ku. Kemudian dengan sisa – sisa tenaga nya , kontolku kembali menjadi sasaran mulutnya. Aku sangat suka kselai dan nikmati nya. Ku akui , Maria adalah merupakan wanita yang sangat pintar membahagiakan pasangan nya.

Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.asia bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih… Salam Crot ( Cerita69.asia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *