Ngentot Sama Teman Kost Di Kamar Mandi

Ngentot Sama Teman Kost Di Kamar Mandi

Ngentot Sama Teman Kost Di Kamar Mandi  – Cerita Seks kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Ngentot Sama Teman Kost Di Kamar Mandi  – ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Sudah pernah ku ceritakan sebelumnya kalau tempat kostku tidak terlalu jauh dari tempat aku ngamen ada tiga hal yang membuatku sangat betah tinggal di sana sampai sekarang , yang pertama karena kostku sangat bebas yang kedua kostku campur artinya ada cewe dan ada cowo dan yang ketiga yang pastinya karena lokasinya sangat dekat dengan lokasi ngamen. Di kost ada 14 kamar , tidak berisi semuanya hanya beberapa di antaranya berada di rumah induk yang kemudian di sekat menggunakan tirplek , karena tergolong deasin rumah lama dan kamar mandi nya terdiri dari 2 bagian yang di batasi dinding tetapi tidak menutup penuh ke atas.. yah kurang lebih 2 meteranlah bahkan mungkin kurang dan di depan kamar mandi ada tempat untuk mencuci.

Penghuni kostku terdiri dari 5 keluarga , 2 orang bujangan , dan seorang cewek dan pemandangan indah hampir ku dapatkan setiap pagi nya. Misalnya ketika sedang mengantri untuk mandi , semua cewe di kost itu masih menggunakan kaos yang tips dan juga celana pendek yang ketat apa lagi kalau mereka sedang mencuci baju wahhh… otomatis si JONY minta di belai – belai.

Pada pagi hari itu , jam 7 lebih  saya tidak ingin ngamen lagi karena semalam baru saja nntn bola , tadi sebenar nya saya ingin langsung mandi tetapi kedua kamar mandi lagi di pakai sama orang ya mau ga mau harus menunggu giliran , aku duduk di bangku  kayu dekat kamar mandi . Di depan ku ada mbak Riri sedang mencuci beras , dia menggunakan daster kuning , terkadang jongkok , nungging karena letak kran air nya di sisi sebelah kanan dan temapt duduk ku di sebelah kriri , maka posisi nya membelangiku dan otomatis saja kontol ku pun mulau ngaceng , perlahan – lahan kontol ku pun akhirnya membuat semak dalam CD ku. Handuk yang tadainya berada di pundakku , ku gunakan untuk menutup badan depan ku , agar tangan ku bisa dengan bebas masuk ke dalam sempak tanpa ada yang curiga.

” Uhh…nikmatnya ketika telapak tangan ku mulai menyentuh batang kontol ku , ku kocok dengan pelan – pelan mataku mulai tertutup menahan nikmatnya.”

” Ngapain hayoo..”

” Wahh,…”  untung aku ga melompak mendengar suara deket telingaku.

Aku hanya kaget tetapi tidak malu , soalnya yang membisikan kata – kata itu adalah Neneng , satu – satu nya cewe single yang ada di kostku  25 tahun dan bekerja di sebuah restoran , sudah tidak perawan , bagaimana aku bisa tahu , ?? Karena kamar nya ada di sebelah ku hanya terpisahkan oleh triplex , jadi … kalau ada suara ” ahh…ahh..ohhh…”  di dalam kamar nya maka aku pasti bisa mendengar nya malah ada beberapa lobang yang bisa ku gunakan untuk mengintip , sepertinya Neneng pun sudah mengetahui nya.

” Bikin kaget aja kamu Neng. ”  Neneng tersenyum , kemudian dia melirik ke arah mbak Riri yang masih mencuci beras nya.

” Ohh itu bahan colian kamu  ? hati – hati nanti bisa di gantung sama suaminya/”  Kami berdua sambil tertawa , otomatis saja mba Riri  meliat ke arah kami , Neneng yang  menggunakan celana ketat putih sepaha sangat jelas terlihat bentuk celana dalan nya dan cetakan vagina nya. Sangat sering dia menggunakan pakaian yang seperti itu , pakaian atas nya hanya menggunakan kaos tipis kemudian Neneng pun duduk di sebelahku. Aku bisa melihat di dalam gayng nya ada odol , sikat gigi , biore dan sabun.

” Udah mau keluar belumm….. sini ku lanjutin saja …”  tangan nya ingin menyentuh kontolku.

” Enak saja,…”  ku pukul tangan nya agar terhindar , kemudian mata ku mengarah ke tempat mba Riri.

” Emang nya semalam belum puas yah ”  Ada rasa kaget di wajah nya.

” OOhhh brarti semalam ngintip yah ?  awas aja kamu…”

” Wekkssss…”  aku mengejek nya sambil melangkah ke arah kamar mandi.

Di dalam kamar mandi , aku membayangkan mba Riri dan tubuh Neneng membuat kontol ku ngaceng kembali , tangan kanan ku menopang badanku di tembok sedangkan tangan kriiku mulai mengocok kontol ku.

” Ouucchhhh…..”  mataku mulai menutup menahan nikmat yang kurasakan , tangan ku terus bergerak maju – mundur , semakin membayangkan … mengangkat daster mba Riri ., menurunkan celana dalam nya dan menusukan kontol ku ke dalam memek nya yang tembem itu.

” Ehmmm…Ehmmmm…”  semakin ku bayangkan , aku memompa mba Riri dari belakang , kocokanku semakin cepat badan ku mulai megejang , kaki ku sedikit jinjit.

” Ahhhaahhh….”  sperma ku muncrat hingga menempel di dinding kamar mandi , aku tersandar lemas di tembok..

“Woii…mandi kok ga ada suara airnya…”  suara Neneng terdengar dari kamar mandi sebelah.

” Ngapain hayooo,” kali ini terdengar suara cekikikan meski agak samar , aku pun tersenyum.

” Mau tau aja kesibukan roang …”  di luar sudah gtidak terdengart suara krean air brarti mba Riri sudah selesai mencuci beras nya.

” Alah …. paling juga ngocok … tadi ku tawarin elu kaga mau.”  ucap Neneng.

Tiba  – tiba saja niat iseng ku muncul , selama ini memang aku sudah beberapa kali mengintip Neneng ngentot di kamar nya tapi belum ada kepikiran untuk langsung ngentot dengan dia , resiko nya terlalu tinggi kalau ketahuan. Lagian kalau aku kepengen ngentot banyak kok yang bisa ku panggil , aku memanjat bak hingga kepalaku bisa melihat seluruh tubuh nya di kamar mandi sebelah.

” Beneran nih,…?”  suaru ku sedikit berbisik. Tubuh nya sih biasa aja tapi  toket nya itu membuat mataku seakan – akan mau melompat keluar.

” Sini aja..”  kurang lebih seperti itu lah gerakan bibirnya tapi tanpa suara..

Tanpa berpikir dua kali aku langsung memanjat dinding perbatasan itu dan mendarat mulus di kamar mandi sebelah dengan sangat pelan – pelan.

” Jangan bising yah …”  aku membisikkan nya sesaat sebelum menciumi bibirnya. Tangan nya langsung memegang kontol ku , mengocok nya lalu tangan ku pun mencari belahan vagina nya ujung jari telunjukku lalu bermain di klitoris nya , kini kamu mulai saling menggesek.

” Uhhh…enak nya …”  ku ciumi lagi bibirnya ,,, lidah kami berdua saling menghisap , jari – jari ku mulai ku tusukakan ke dalam memek nya , otomatis saja Neneng melepas ciuman nya dan mendaratkan bibirnya di pundakku , kocokan nya pada kontol ku pun mulai tidak teratur , jariku ku masukkan lebih dalam lagi..

“Ahhhh…ammpunn…..ahh…”   Tetek nya mulai menempel pada dada ku , kontol ku pun sudah mengaceng dengan keras , memperlihatkan urat-  urat di seluruh batang kontol ku. Aku memutar badan nya  , menyuruh nya untuk menungging berpegangan pada sisi bak.

” Jangan berisik ya h…”  Neneng hanya mengangguk kan kepala nya. Perlahan kepala kontol ku membelah vagina nya  badan nya bergetar.

” Ougghh..sshhhh…ahh..”  Suaranya tertahan  , tanpa halangan batang kontol ku masuk semua nay ke dalam memek nya , aku mulai menggenjotnya , tangan ku memegang pinggulnya ikut memaju mundurkan bokongnya , mencari penetrasi yang terdalam. Sesekali aku memilin – milin kan puting nya yang tergantung bebas  , ku genjot dengan irama sedang -sedang saja dan tidak jarang  aku harus menempel kan bibirku di pundak nya agar erangan ku tidak sampe terdengar di luar kamar mandi.

” Memek mu enak banget Neng..”

” Kontol mu juga enak …… tekan lagi dong…”

Aku mulai menusukkanya dengan keras , pinggulnya ku dorong kebelakang serasa kepala kontol ku mentok di rahim nya.

” Ahh…ahh…aahhh…”  desah neneng.

“Ganti dong…”

” Hoohhh oke..”  Neneng membalikkan badan nya , berdiri menghadapku , lidah kami kembali berpangutan , isapan nya mulai menuruni mencari kontol ku  begitu lidah nya menyentu0k kepala kontol ku.

” Uhhhh………….eeenakkkkk………..kali…..”  Buah peler sampai lubang anus ku di jilat semua nya , saking enak nya aku memaju – mundurkan kepala nya dengan cepat .

 

Ngentot Sama Teman Kost Di Kamar Mandi

” Aduhh neng …isap trus….hmmm..ohhhh…”  kepala kontol ku terasa membentur tenggorokan nya , Neneng sampai hampir muntah – muntah  . Ku pompa terus mulutnya , Neneng mengimbangi dengan sedotan nya. Ngak perlu waktu semenit , sperma ku pasti langsung keluar dengan isepan seperti itu. Langsung ku berdirikan dia , ku sandarkan pada dinding , kaki kirinya ku angkat  Belahan vagina nay terlihat sangatlah jelas  dengan bulu – bulu tipis yang baru saja di cukur rapi . Aku mulai memasukkan kontolku ke memek nya ,  awal nya posisi begitu menyulitkan ku untuk menggenjotnya , akhirnya ku angkat kedua kaki nya , dia menggantung di bahuku , kaki nya melingkar di painggangku  sementara bandar nya masih tersandar di tembok dan mulut kamu sedang beradu.

Aku memaju mundurkan pantatku semakin keras dan semakin dalam , ku tekan terus semakin cepat dan semakin cepat lagi Neneng mendaratkan bibirnya di leherku.

“Uhhhh tekan teruss.uhhh…… aku mau,..kelluaar….”

” Teruss….ohhh……ohh…”

” Ahhhh……ahhhh,,,,,,,,,,,aakkuu mmauuu…kelluuuaarr..” seluruh permukaan batang kontol ku serasa di banjiri oleh cairan  yang keluar dari liang memek nya itu. Maisih terus ku pompa karena aku juga merasa kalau aku sudah tidak bisa tahan lama lagi…..semakin cepat ddan semakin keras…

” Neng ….Nengg…aku mau keluuarrr dan ….akuu mauu kkeleluuaar… luaarr apa dalam..”

” Di mulutku saja ..”

Tanpa berlama – lama aku langsung mencabut kontol ku dan mengarahkan ke mulut nya langsung saja Neneng menyambutnya dan kembali menyedot nya …

” Neng…..aku kelluaarr….:” Sperma ku menembak dinding mulutnya , lidah nya menyapu batangku sampai bersih , neneng melihat kearah ku , aku mencubit hidung nya huhhh… sungguh pagi yang indah.

Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.asia bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih… Salam Crot ( Cerita69.asia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *