Nikmati Memek Janda Memang Mantap

Nikmati Memek Janda Memang Mantap

Nikmati Memek Janda Memang Mantap – Cerita Ngentot kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul Nikmati Memek Janda Memang Mantap – ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Oh yah salam kenal dari ku , nama ku Dinar dan aku terlahir dan di besarkan di salah satu kota indonesia yakni kota Jakarta dan usia ku 32 tahun  , aku bekerja di sebuah perusahaan bank swasta di jalan Pluit dan pada saat ini aku hidup sendiri dulu nya aku pernah menikah yah kurang lebih selama 5 tahun lah.

Pernikahan ku tidak menghasilkan anak dan aku bercerai karena suamiku berselingkuh dengan rekan kerja nya.

Untuk menghilangi rasa bosan dan jenuh selama kurang lebih dari 1 tahun aku selalu menghibur diriku dengan membaca dan kadang aku chatting , akan tetapi aku tidak berharap untuk bertemu dengan teman chatting ku karena aku masih merasa trauma akibat kelakukan suami ku kepada diri ku.

Aku telah kenal beberapa orang teman chatting yang sangat menyenangkan jika di ajak bercanda atau pun berdiskusi , salah satu nya adalah Bambang , dia anak kuliahan , semester akhir di perguran tinggi di kota Jakarta , Bambang adalah teman chatting ku yang pertama kali yang pernah bertemu dengan ku.

Awal nya aku kurang respon terhadap dirinya , karena email nya saja menyeramkan tetapi entah ada angin apa yang selalu membuatku merasa penasaran untuk ingin bertemu dengan Bambang , padahal aku baru sekali chatting dengan dia , dan kemudian adalah pertemuan pertama ku dengan Bambang yang berakhir di sebuah hotel di daerah jakarta utara.

Hari itu , Minggu 12 November 2017 , aku sudah berjanji untuk bertemu dengan Bambang di sebuah cafe di belakang PIK pukul 4 sore dan aku sengaja datang lebih awal dan emmilih tempat yang agak ke pojok agar aku dapat melihat dia lebih dulu.

Sambil menunggu Bambang datang , aku memperhatikan orang di sekitar ku dan aku merasa risih sekali , karena ada anak mudah yang duduk sendiri di meja samping ku sambil memperhatikan terus sejak pertama saat aku masuk ke dalam cafe , ya ku cuekin saja dan tiba – tiba anak mudah itu menghampiri diriku dan memperkenalkan dirinya. Nama nya Bambang.

Aku terkejut sekali , karena tidak pernah ku fikirkan sebelum nya bahwa Bambang itu masih mudah . Dia masih sangat mudah , padahal ketika chatiing dia mengaku berusia 34 tahun dan tentunya juga , selama aku berkomunikasi dengan nya melalui telepon , suara Bambang terlihat seperti seorang bapak – bapak dan sngat dewasa sekali . Aku sangat grogi dan untuk menghilangkan rasa grogi itu ku persilahkan Bambang untuk duduk dan memesankan minuman nya.

“Maaf bu Dinar , saya telah berbohong kepada ibu disaat saya mengaku bahwa usia saya 34 tahun padahal usia saya tidak setua itu. Tetunya juga saya mohon maaf tidak menggunakan pakaian yang saya janjikan. Lalu saya harus memanggil siapa ini ? ibu atau tante ?”

“Dinar aja biar terdengar lebih akrab” jawab ku.

Kemudian Bambang bercerita , kenapa dia berbohong soal usia , juga aktifitasnya sehari – hari , begitu juga aku menceritakan aktifitas ku dan kehidupan sehari – hari ku. Aku tidak habis pikir dari cara dia berkomunikasi sangat dewasa dan banyak di bumbui dengan kata – kata nya yang lucu , sehingga aku di buat tertawa oleh nya.

Tak trasa , waktu berjalan dengan cepat , sekitar jam 6 malam Bambang mengajak nonton flim di bioskop. Aku tidak malu – malu , langsung mengyiakan saja , sepulang nonton sekitar jam 8 malam , aku mengantar kan Bambang pulang dengan kendaraan ku. Tepat di tengah jalan Bambang mengajakku main lagi , aku sih tidak masalah karena di rumah pun aku hanya tinggal seorang diri.

Di daerah bandung kami rehat sejenak dan mengobrol sambil menghabiskan minuman dan jagung bakar. Tidak terasa jam sudah menunjukakan 12 malam akhirnya niat ke ciater ku batalkan saja, aku mengajak Bambang pulang saja , dia pun mau.

Sepanjang perjalanan pulang ke Jakarta , Bambang mulai agak sedikit nakal , sambil bercerita dia sudah mulai mengelus – elus tangan ku ketika aku sedang memindahkan perseneling. Pada awal nya ku tepis , tapi ya anak mudah bandel nay. Dia tidak pernah merasa kapok , walaupun udah ku tepis berkali -kali karena bosan dan tidak ada hasil nya kalau ku larang ya ku biarkan saja dia elus – elus tangan ku.

Ku akui , elusan nya membuat hati ku berbeda lebih cepat dari biasanya bahkan semakin lama eslusan nya semakin ganas dan mulai berani mengelus pahaku. Ku biarkan saja , dan aku tetap fokus untuk menyetir mobil. Entah karena suasanya yang mendukung karena kami hanya berduaan , ataukah karena kesepian ku selama ini yang sudah lama tidak di elus laki – laki. Aku membiarkan tangan nya bereaksi lebih jauh lagi , aku muali merinding dan darah ku serasa menjalar ke seluruh tubuhku.

Sekarang Bambang sudah mulai berani memegang payudaraku !! , aku mulai terangsang aku sudah tidak kuat lagi merasakan elusan tangan nya. Akhirnya ku pinggirkan saja , aku bertanya pada Bambang kenapa dia berani memperlakukan ku seperti itu , padahal dalam hati ku pun menginginkan nya. Dia minta maaf tapi tangan nay tetapi tidak mau lepas dari payudara ku.

Aku tak tahan menahan rangsangan nya , akhirnya ku balas elusan tangan nya dengan sebuah ciuman di keningnya. Aku tidak menyangka dia menarik tubuh ku dan menciumi bibir ku , dia melumat bibirku dengan ganas hingga aku sulit bernafas.

Dia mulai memasukan tangan nya ke dalam kaos ku , aku biarkan saja dan sungguh permainan yang sangat indah. Mulutku sudah tersumpal oleh lidah Bambang dan tangan nya pun begitu lihai dalam mengelus – elus payudara ku bahkan puting ku pun dia elus.

“ssshhh…ahh..ahh.ahhh..sshh..”

Tangan kirinya mulai turun ke arah pangkal pahaku , aku merasa geli sehingga menggerinjal , tangan nya mulai membuka resletingku dengan perlahan detik demi deik kurasakan tangan nya mulai mengelus vagina ku. Aku semakin keras mengeluarkan suara dan akhirnya aku kaget , ketika ada sebuah mobil dengan kecepatan tinggi dari arah berlawanan menyorotkan sinar lampunya. Fokus ku pun kacar , aku langsung membereskan semuanya dan Bambang juga membereskan semua pakaian nya. Permainan yang berlangsung sekitar setengah jam itu pun harus berakhir karena sorotan lampu mobil yang lewat tadi.

“Dinar ,, maafin Bambang yah sudah kurang ajar sama Dinar”

“Gpp kok Bang , tapi saya bingung kenapa kamu kok berani berbuat seperti itu kepada saya .? Padahal kamu 8 tahun lebih muda dari saya.”

“Gak tau juga nih , mungkin saya mulai menyukai mu sejak pertemuan kita di cafe tadi.

“Gombal ah kamu.”

“Aku geli banget loh tadi pas kamu elus , mungkin karena aku baru merasakan lagi sentuhan pira , ya Bang. Kalau boleh jujur , baru kali ini ada cowo yang menyentuh aku loh Bang. Sejak perceraian aku sama suami ku.”

“Sudah la Dinar , jangan ngomongin soal perceranian , nanti kamu sedih mendingkan kita lanjutkan saja perjalanan nya.

Aku melanjutkan eprjalan dengan berbagai gejolak perasaan dan kenikmatan yang baru saja aku raih bersama Bambang , sambil aku menyetir mobil Bambang tidak lupa mengelus pahaku juga payudaraku.

“Din , bagaimana jika kita berhenti dulu di sebuah hotel , biar lebih besar kita.”

Aku bingung , antara mau atau tidak . Jujur saja aku ingin merasakan lebih jauh lagi dari elusan lembut nya itu. Tapi aku ragu dan juga malu akhirnya ku putuskan untuk ikut.

Sesampainya di kamar hotel , Bambang tidak memberikan kesempatan untuk beristirahat , dia langsung memeluk ku dan melumat bibir ku. Aku gelagapan dan tidak kuasa untuk menolak nya ketika Bambang memuka kaos ku dan membuka celana panjang nay , aku tuntun nya duduk di atas meja. Dengan elusan tangan nya Bambang telah membuka BH ku dan celana dalam ku . Dia semakin liar , bagaikan macan kelaparan Bambang muali menciumi vagina ku.

“Ahh..uhhh..ahhh..ahh..ahh..uuhhh,…..eenakkk…ahah…ahh.”

Kenikmatan nya tidak dapat di ucapkan , tubuh ku menggeliat , lidah Bambang menjilati vagina ku dan menjilat klitoris ku yang sebesar kacang.

Sudah kurasakan satu jari dimasukkan ke dalam vagina ku , di keluar masuk kan nya jari itu dan di putar – putar , di goyang ke kiri dan ke kanan , satu jari di masukkan nya lagi. Terasa sakit tetapi nikmat mungkin masih penasaran Bambang memasukkan jarin nya yang ketiga , di keluar masukkan nya lagi nikmat sekali ,sedangkan tangan kirinya membantu membuka lubang vagina ku untuk mempermudah.

“Ahhh…uhh…ahhh..ssshhh..shhh,… teruss…saahh..akkuu.mau…keluar nih…’

Akhirnya aku basah , aku tersenyum puas.

“Sekarang kita gantian ya , jilatin punya ku juga dong Din” Bambang memohon kepadaku.

“Oke lah tapi punya mu kan panjang emang muat. ?”

“Coba saja dulu , Din lama – lama juga terbiasa.”

Sekitar dua puluh menit kemudian desahan Bambang semakin menjadi – jadi.

“ahh…uhhh…ohh.ahh…sshh…hhuuhh…”

Ku hisap semakin kuat dan kuat , Bambang juga semakin keras erangan nya , Bambang muali ingat tangan nya bekerja lagi mengelus vagina ku yang mulai mengering basah kembali , mulutku masih penuh batang kontol Bambang dengan gerakan keluar masuk seperti penyanyi.

“Dinar … aku baru sama merasakan memek seorang wanita , anda adalah wanita yang pertama kali merenggut keperjakaan ku. Aku selama ini paling banter hanya melakukan peting saja.” Sungguh sangat luar biasa , enak sekali rasanya.

Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.asia bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih… Salam Crot ( Cerita69.asia)

4 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *