Perawanku Hilang Di Rebut Preman

Perawanku Hilang Di Rebut Preman

Perawanku Hilang Di Rebut Preman – Cerita Seks kali ini situs Cerita69.asia akan melanjutkan cerita seks dewasa yang mantap dengan cerita sebelumnya yang pastinya bisa membangkitkan birahi seseorang yang berjudul  Perawanku Hilang Di Rebut Preman – ,.. ya uda yuk kita langsung aja mulai aja cerita nya.. hehehe penasaran? yuk let’s go..

Pada saat itu aku hanya berumur 17 tahun dan 3 bulan lagi aku akan menginjak umur ku yang ke 18 tahun dan pada saat ini aku duduk di kelas 3 SMA  , tinggi badan ku kira – kira hanya 150cm saja dan aku memiliki ukuran dada 32B aku juga terlalu memikirkan besar buah dada ku ini , aku terlahir di lingkungan yang baik dimana aku belum mengerti soal seks sampai suatu ketika peristiwa itu terjadi pada ku.

Sebenarnya aku sedikit khawatir karena jalan tersebut biasanya cukup sepi  apa lagi pada jam 5 sore seperti , aku pulang terlambat karena ada acara sekolah yang harus kita selesaikan tadi nya.

“Hai cewe cantik ” ucap seorang yang seperti nya preman dan aku tidak menghiraukan nya dan berjalan lebih cepat.

“Yah cantik – cantik kok sombong sih neng” kata nya algi dan berjalan mengikuti ku dari belakang.

Aku pun berlari dan berusaha untuk menjauh  dari dia dan setelah beberapa menter aku coba hadap ke belakang dan untung nya saja orang itu sudah tidak mengikuti ku lagi.

“Hahah untung saja aku ga di ikutin.”

Tapi tiba – tiba saja ada yang membekap mulut ku dan kemudian tubuh ku juga di tangkap nya sehingga aku tidak dapat bergerak , aku berusaha untuk meronta tetapi apa daya , tubuh kecil ku tidak berpengaruh sama sekali untuk menghadapi tubuh nya yang besar itu.  Dia menyeretku menuju ke sebuah gudang yang sudah tidak gunakan lagi dan di sekitarnya tidak ada rumah penduduk. Setelah memasuki gedung tersebut dia mulai membawaku masuk ke dalam salah satu ruangan  yang cukup besar dan juga terdapat sofa dan meja meksipun terlihat kotor dan agak rapuh , aku di lemparkan nya ke sofa tersebut.

“Aww…” jeritku kesakitan.

Walaupun sofa tersebut sudah banyak yang koyak di sana sini dan cukup keras sehingga membuat badan ku kesakitan apa lagi sejak dari tadi aku di bekap dengan keras oleh dia.

“Tenang saja cantik , aku ga bakal nyakitin kau kok kalau kamu ga ngelawan”

“Saya mohon bang lepaskan saya , saya akan  berikan semua uang saya .” sambil meneteskan air mata.

“Aku tidak butuh uang mu sayang ….aku lebih membutuhkan tubuh kamu..” dia mendekati sofa yang sedang ku duduki. Dengan tubuh yang kesakitan itu aku mencoba untuk bangkit untuk berlari tapi gerakan nya lebih cepat dan mendorongku kembali ke sofa.

“Jangan bang … aku mohon ,,jangan sakitin aku bang,…”

“Santai saja ,, nanti abang bikin enak kok neng …”

Dia mulai memeluk u dengan tubuh itam dan besar nya serta ada tato di sebagian tubuh nya ,, dan dia memiliki wajah yang sangat sangar serta menyeramkan.

“Lepaskan saya bang …..” aku berusaha untuk memberontak , tetapi dia terus memeluk ku dengan erat dan ingin menciumi ku.

“Emmmm…mhhhh.” aku menutup bibirku dengan keras tapi dia terus menciumi ku dan memegang daguku dengan keras sehingga memaksa mulutku terbuka.

“Emmh..mmhh..”

Dia terus menerus menciumi ku bibirku serta menjilati mulutku , aku berusaha menolak nya tapi lama kelamaan ada perasaan yang aneh dalam diriku jantungku berbeda – debar ada perasaan yang aneh yang belum pernah kurasakan sebelum nya. Dan semakin lama aku tidak sadar kalau aku sudah menikmati ciuman nya itu.

“Emmhhhsshh..”

Entah kenapa aku tanpa sadar aku pun membalas ciuman nya itu dan kami saling melumat , aku menutup mata ku sambil menikmati setiap daerah mulutku yang di jelajahi lidah nya dan lidah kami saling berpautan.

 

“Hmmmm.. gimana enak kan ciuman nya.”

Perawanku Hilang Di Rebut Preman

Bagai di terpa petir setealh mendengar hal itu kesadaran ku kembali dengan jantung ku yang berdebar – bedar , aku mendorong nya kemudian larti tapi baru sampai pintu dia menarik kerudungku sehingga aku terjatuh ke belakang.

“Awhh..” aku mengalami benturan yang cukup keras di bagian kepala ku sehingga membuatku sedikit pusing.

“Makanya jangan lari .. aku ga bakal nyakitin kamu kok kalau kamu nurutin aku.” kemudian ia membawaku kembali ke sofa .

Dengan benturan keras yang tadi kurasakan membuat ku tak berdaya , preman itu mengeluarkan pisau dari pinggang nya dan mengarahkan tepat di leherku.

“Oke sekarang ita rumah aturan nya kalau sampe kamu ngelawan lagi ,, jangan salahkan aku kalau pisah ku ini menancap di lehermu.”

Aku semakin ketakutan lagi …” iii..iya pak ” dengan sedikit menahan air mataku.

“Oh iya jangan panggil aku pak , panggil saja aku mas. dan nama kamu siapa cantik .”

“Na ,… nama saya Nita mas..”

“Wah cantik juga ya nama nya secantik muka mu yang indah ini.” preman itu mengelus pipiku.

“Hikks…hikks..” aku terus menangis.

“Udah dong cantik jangan nangis terus dong apa mau pisau tadi. “

“Emm..iya mas..” aku berusaha untuk menahan air mataku .

Nah gitu kan bagus ,, coba senyum dikit pasti cantik dan dengan paksaan aku berusaha untuk tersenyum.

“Wahh…manis banget kamu , rejeki anak soleh nih” katanya sembari tertawa dan dia mulai meraba payudaraku.

“Shhh..shh..” preman itu mulai meremas remas pada awal nya aku merasa risih tapio lama kelamaan perasaan geli dan aneh mulai bermunculan.

“Ahh,,mas udah hhh..”

“Udah apanya sayang”

“Itu tangan nya “

“Emang kenapa dengan tangan ku.”

“Geli mas…uhhh…”

Aku menutup mata dan mendesah , tanpa sadar menikmati remasan tersebut dan ketika aku mulia membuka mata ternyata semua kancing seragam ku sudah  terbuka dengan reflesk aku menutup payudaraku yang masih tertutup rapi dengan bra biru.

‘Ehh…tangan nya awas.. ” Dengan terpaksa aku menurunkan tangan ku dan dengan bebas dia memandangi payudaraku.

“Ukuran berapa nih …” preman itu melanjutkan meremas payudaraku hanya saja masih tertutup bra.

“Emmm… aku ga tau mas…”

“Ayokk jujur sama mas ,, kalau ga nanti kamu akan tau sendiri apa akibatnya jika kamu tidak mau jujur sama mas.”

“Emmmm….iya mas … 32 B”

“Wah mantap juga ini kalau di jilat .”

Tanpa basa – basi dia langsung menarik braku ke atas sehingga memperlihatkan pemandangan yang luar biasa indah dari dua buah dada ku dengan puting yang masih berwarna merah mudah dan dengan puting nya yang sudah berdiri dengan tegang.

“Emang kamu udah sange kali ya sampe tegang gini puting nya.”

Dia langsung menghisap puting di sebelah kiri ku , terus menghisap dan sesekali mengigit – gigit kecil puting ku membuatku tidak berdaya dan hanya bisa mendesah dan memegang erat sofa tersebut.

“Jawab dong …. kalau aku tanya .” pinta nya.

“Eemmm..iyaa bang…”

“Iya apanya ?.”

“Emmm….sshshh…eeennnaakk mass…” dengan wajah merah padam dan malu – malu aku berkata seperti itu.

“Nah gitu dong dari tadi …” dia terus melanjutkan menghisap puting ku dan memainkan nya yang sebelah kanan  dan hal ini membuatku tak karuan hanya desahan yang bisa keluar dari mulut ku dengan perasaan aneh yang tidak pernah kuraskan sebelum nya.

Perawanku Hilang Di Rebut Preman

Setelah puas menjilati payudara ku , dia terus menciumi perutku dan kemudian dia menyuruhku untuk melepaskan rok yang ku gunakan itu dan pada saat itu aku sangat takut karena jika aku lakukan hal itu maka semua hal akan terjadi . Melihat aku yang sedikit ragu dia kemudian menyuruhku untuk menjilai penisnya. Dan tentu saja aku terkejut , aku bahkan tidak tahu bagaimana cara nya terus dia menyuruh ku untuk menjongkok di depan sofa tempat dia duduk dan menyuruhku untuk melepaskan celana nya. Aku merasa ragu tetapi dia  terus menarik tangan ku tepat di penis nya , awal nya hanya mengusap usap saja kemudian di turunkan celana nya sehingga terlihat jelas penis hitam nya yang berdiri tegak di hadapn ku dan aku belum pernah melihat benda itu dan membuat ku merasa jijik.

“Wah kok takut gitu emang nya ga pernah liat ya ?”

Dia menyuruhu untuk mengocok dengan tangan.

“Emmmm…enakkk , ada bakat kamu pinter ngocok.”

Aku terus mengocoknya .

“Sekarang ciumi penis ku ” ucapnya .

Dengan ragu aku menciumi ujung penisnya yang mengeluarkan cairan bening dengan rasa takut , aku menciumi seluruh batang itu.

“Ayooo sekarang isap” Tiba – tiba dia memasukkan penis nya ke dala mulut ku.

“uhhkkkhh…” rasa kaget bercampur dengan rasa bingung.

Dengan rasa takut , aku mulai menghisap nya , ada rasa asin dan rasa aneh yang bercampur menjadi satu  dan bberapa menit aku menghisap nya hingga menjadi terbiasa dengna rasa dan bau itu. AKu juga m,enggerakan kepala ku maju mundur serta menjilati ujung penis nya , perasaan jijik dan takut yang sebelum nya muncul kini semua nya sudah tergantikan dengan perasaan aneh yang membuatku ketagihan.

“Emmmsss.hhh…dasar lonte ternyata nafsu juga kan lo.” Entah kenapa kata – kata kasarnya itu membuat ku semakin bernafsu untujk menghisap penisnya.

“Ahhh…ahhh,…terus..isap….ahh..”

Dia memegang kepala ku dan menggerakkan  pinggulnya hingga membuat ku tersedak.

“Emmm…aku keluuar…”

Cairan yang kental dan terasa aneh itu memenuhi mulutku.

“Telan semua cairan itu , awas aja kalau ada yang lo keluarin.”

Mendengar kata itu , dengan paksaan aku menelan habis semua cairan yang terasa aneh itu/ kmeudian menjilati sisa – sisa cairan di ujung penis nya.

“Wah elu pintar juga ya …”

“Kasihan ih kalau cd loh basah mending gw lepas aja yah” Dia menarik dan entah kenapa aku turuti saja dengan menaikkan pantatku saat dia menurunkan cd ku.

“Wahh…memek mu indah kali.”

Aku berusaha menutup kaki ku tapi langsung di halangi nya , dia menciumi pahaku , pangkal paha dan terus menerus di sekitar vagina dan terakhir dia menciumi nya. Rasa geli dan nikmat bercampur menjadi satu , desahan ku terus menjadi – jadi karena rasa nikmat yang amat sangat itu , aku menggerakkan kepala ku merasakan hal itu, di ciumi dan di jilatinya vaginaku ,.

“Slrruuppp….sluurppp..’

“Aakkhhh…ousskkhh.. udah bangg…aahhkhh”

Dia terus menjilati nya dan memasukkan jari nya ke vagina ku dan mengocok nya.

“Ohhh bang… uda bang…aku ga tahan lagi bang…”

Aku meracau tak karuan dan akhirnya.” Akkjhhhh…” semua cairan milikku tersembur keluar dan perasaan yang belum pernah kurasakan , badan ku terasa ringan dan hal ini menjadikan kenikmatan yang tidak pernah kurasakan sebelum nya dan di jilati nya vagina ku terus menerus.

 

“Uhhh….iuuhhh”  tubujh ku langsung terasa lemas.

“Wahh ternyata elu udah keluar ,,, enak kan .?” ucap nya sambil tertawa.

Perawanku Hilang Di Rebut Preman

Aku berusaha untuk menutup wajah ku yang merah padam itu dan aku tidak menduga bahwa akan menikmati hal bejat seperti ini dan tiba – tiba abang preman itu melebarkan kaki ku yang masih terasa lemas itu dan mengarahkan penis nya ke vagina ku , kemudian dia menggesek – gesekkan penisnya hingga membuatku merasa aneh lagi.

“Akkhh….udah bang…”

“Apanya yang udah cantik..?”

“Itu emmm…jangan di gesekkan lagi bang… lepasin saya bang”

“Wah jadi kamu udah kepengen yah …oke deh ..” dia menempatkan penisnya tepat di vagina ku , dengan perlahan aku merasakan batang penis itu masuk secara perlahan.

“Aakhkhhhh…..sssaakkkittt….” mulai masuk hingga setengah , dia langsung menghentakkan pinggul nya dan “bbblless… ..aaahhhh sakkitt.t…”

Batang penis itu menigisi setiap ruang di dalam vagina ku , benda panjang itu merobek selaput dara yang selama ini telah ku jaga , aku mencakar punggung nya karena merasa kesakitan dan tiba – tiba air mataku menetes menahan sakit tersebut .

“Udah neng jangan nagis ,, sakit nya hanya bentar aja kok ,, ntar abang bikin enak deh..” dia menahan penisnya di dalam vagina ku, terasa penuh dan panas kemudian beberapa saat kedepan dia menggerakkan pinggul nya.

“Ahhhkhhh….owww….aahhh..”

Dia terus menggerakkna pinggul nay , sekali dua kali dan kemudian semakin cepat meskipun pada awal nya agak terasa perih tapi lama kelamaan rasa perih itu hilang dan berganti dengan perasasan yang enak dan nikmati , jeritan kesakitan ku kini berubah menjadi desahan kenikmatan.

“Ahhh…aaakkhh…” dia terus menggenjotku dan menciumi bibir ku dan ku sambut dengan membalas ciuman nya.

“Huhhhh bener  – bener enak memek lu” .

“SShhh….eemmmmhh….ttterrusss banggg..”

Beberapa saat kemudian dia mengajak ganti gaya ” keceplok..plokk…plokk…” suara hentakan pahanya dengan pantatku dan semakin nikmat saja , dia menciumi leher ku , meremas dada ku dari belakang.

“Akkhhh..bangg….aayooo…tteruss,,,” entah kesadaran ku hilang kemana , aku mengeluarkan kata – kata yang memalukan dan au terus menggoyangkan pinggul ku mengikuti gerakan nya.

“Aaahhsss..baanggg….” aku merasakan orgasme sekali lagi.

” Aaahhhh…aakuu juggaaa sayaangg.”

Memek ku terasa penuh dan hangat , aku merasa preman itu menyemprot kan berkali – kali hingga lemas , ya walaupun aku awal nya di perkosa entah kenapa aku ikut menikmati kejadian tersebut dan vagina ku terus berkedut setiap membayangkan hal tersebut.

Semoga Cerita Dewasa yang Cerita69.asia bagikan ke kalian dapat memberikan informasi terupdate dan juga menambah wawasan kalian tentang Seks terutama yang sudah dewasa, dari cerita ataupun berita tentang kehidupan seks ataupun cinta dalam kehidupan masing-masing kita sebagai umat manusia yang memiliki nafsu birahi terhadap lawan jenis apabila mereka sedang tidak mengenakan busana sehelai benang pun. Terima Kasih… Salam Crot ( Cerita69.asia)

3 Shares

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *